Investasi Emas Untuk Pemula, Simak Tipsnya!

BAGIKAN:

Ingin memulai investasi emas? Artikel ini akan membahas tuntas tentang cara-cara berinvestasi emas bagi para pemula secara lengkap dan mudah.

Sebelum mulai berinvestasi emas, ada tiga hal dasar yang perlu kita perhatikan, hal-hal tersebut antara lain:

  1. Apa tujuan dari investasi emas ini
  2. Target atau hasil investasi emas yang seperti apa yang akan kita peroleh
  3. Resiko dari investasi emas yang akan dilakukan

Perlu diketahui bahwa ada yang membedakan antara menabung dan berinvestasi, menabung adalah menyisihkan uang kita untuk masa depan sedangkan investasi disadur dari wikipedia, adalah suatu kegiatan menanamkan modal, baik langsung maupun tidak, dengan harapan pada waktu nanti pemilik modal mendapatkan sejumlah keuntungan dari hasil penanaman modal tersebut.

Ilustrasi Harga Emas
Ilustrasi Harga Emas

Jadi ketika telah memutuskan untuk berinvestasi emas, maka kita perlu mengetahui apa yang menjadi keinginan atau kebutuhan kita untuk masa-masa mendatang. Misalnya apakah kita akan naik haji, sekolah lagi, menikmati pensiun atau apa saja. Setelah kita mengetahui apa saja yang menjadi cita-cita dari tujuan kita berinvestasi emas, maka kita harus sudah menetapkan atau merencanakan berapa banyak atau berapa lama kita akan berinvestasi.     

Memulai Investasi Emas Untuk Pemula

Agar mudah, kita lakukan konversi dalam bentuk rupiah. Misal harga emas batangan tahun 2015 per 1 gram dengan sertifikat ANTAM berkisar pada harga 470 ribu rupiah, di mana biaya naik haji pada saat itu sekitar 31 juta rupiah, ini artinya kita sudah bisa naik haji dengan hanya memiliki emas sebanyak 66 gram.

Bandingkan dengan saat ini, biaya naik haji mencapai 38 juta rupiah, dengan harga emas 935 ribu rupiah per 1 gram-nya, itu artinya dengan 41 gram emas kita sudah bisa menunaikan ibadah haji. Menarik bukan?  

Grafik Harga Emas Antam Tahun 2015-2022
Grafik Harga Emas Antam Tahun 2015-2022

Selanjutnya, kita memiliki profil resiko yang seperti apa, apakah profil resiko kita bertipe konservatif, bertipe moderat atau bertipe agresif? Setelah mengetahui profil resiko investasi kita, apakah investasi  emas yang akan kita lakukan, sudah teralokasi dengan baik dalam berbagai investasi yang kita tanam di luar perak dan berlian, emas termasuk dalam aktiva riil. Atau aktiva finansial kita seperti tabungan, deposito, reksadana, saham dan obligasi? Atau investasi kita termasuk intellectual property atau real estate property?

Jika kita memiliki profil resiko bertipe konservatif, maka 0-5 persen bisa kita alokasikan untuk berinvestasi di emas, bila kita bertipe moderat, maka 5-15%. Sedang jika kita bertipe  investor agresif, maka 15-30% bisa kita alokasikan untuk membeli emas batangan yang bersertifikat di luar dari investasi lain seperti yang dijelaskan sebelumnya.  

Mengenal Kelebihan Dan Kekurangan Investasi Emas

Sebelum memulai investasi emas, utamanya kita sebagai pemula juga perlu mengketahui beberapa kelebihan dan kekurangan investasi emas.

Kelebihan

  • Antikrisis dan inflasi
  • Berbentuk fisik (berwujud barang).
  • Dapat digadaikan dan dijaminkan.
  • Tahan lama (antikarat).
  • Bebas biaya pajak dan administrasi.

Kekurangan

  • Tidak praktis (harus membawa fisik).
  • Penyimpanan dan pengamanan (dari pencurian).
  • Dana macet (tidak bisa diputar untuk usaha, kecuali pemilik usaha toko emas).
  • Tidak ada cash flow (tiap bulan).

Bentuk Investasi Emas 

Penting juga untuk mengetahui dan menentukan bentuk emas seperti apa yang akan kita jadikan sebagai alat investasi kita. Seperti yang kita ketahui, bentuk emas ada beberapa, antara lain: emas batangan, emas koin dan emas perhiasan. Masing-masing bentuk emas tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Ilustrasi emas batangan dan koin emas
Ilustrasi emas batangan dan koin emas

Emas Batangan

Disebut sebagai emas batangan karena emas ini berbentuk seperti balok atau bongkahan batu bata. Biasanya emas batangan ini memiliki kadar emas sebesar 22 karat (kandungan emas murni sebesar 90,60% – 94,79%) atau 24 karat (kandungan emas murni sebesar 99% – 99.99%). Emas batangan adalah salah satu bentuk emas yang terbaik untuk investasi, selain koin emas. Karena nilai emas batangan selalu mengikuti standar internasional yang berlaku. Sehingga pada saat akan dijual, nilainya tidak akan berbeda jauh dimana pun dan kapan pun kita menjualnya.

Emas Koin

Merupakan bentuk lain dari emas batangan yang sudah dibentuk menjadi koin emas murni. Nilai dan kadar emas koin sama dengan nilai dan kadar emas batangan. Dan emas koin bagus untuk investasi. Hanya saja, terkadang emas koin di toko-toko emas stoknya terbatas.  

Emas Perhiasan

Meskipun bentuknya sebagai perhiasan sangat disukai oleh kaum hawa, namun sebaiknya jangan menggunakan emas perhiasan sebagai aset investasi. Mengapa begitu? Pada dasarnya emas perhiasan memiliki ‘hidden cost‘ berupa biaya jasa untuk pembuatan perhiasan dari perajin emas. Inilah sebabnya, emas perhiasan membebankan biaya pembuatan kepada pembelinya.

Sedangkan saat kta menjual emas perhiasan tersebut, emas kita hanya akan dihargai sesuai berat dan kadar emasnya. Dan mengesampingkan biaya pembuatannya, yang kita bayarkan saat membeli.

Ilustrasi Perhiasan Emas
Ilustrasi Perhiasan Emas

Belum lagi, perhiasan emas selalu memunculkan model-model terkini tiap tahunnya. Sehingga jika menyimpan emas perhiasan dalam waktu lama sebaga investasi, selain kerugian dari biaya pembuatan, kerugian berikutnya adalah model perhiasan emas sudah tidak up to date lagi atau sudah ketinggalan jaman. 

Kesimpulan

Dari cara dan tips investasi emas untuk pemula, ada tiga dasar dalam berinvestasi emas seperti yang di uraikan di awal artikel. Kita perlu mengetahui apa tujuan awal investasi, target investasi yang kita harapkan, serta apa resiko yang mengintai.

Dan sebaiknya pula, kita pertimbangkan beberapa hal seperti dasar-dasar perdagangan emas, karena seperti yang sudah dijelaskan juga, bahwa investasi emas disamping memiliki kelebihan, juga memiliki beberapa kekurangan.

BAGIKAN:

Tinggalkan komentar