Cara Cepat Kaya: Cash Flow Dan Capital Gain

BAGIKAN:

Rich Dad akan menyarankan Anda untuk fokus pada membangun cash flow / arus kas jika Anda ingin menjadi kaya. Namun ketika Dennis Ng masih hidup, dia akan mengatakan itu tidak benar. Dia menjadi kaya dengan capital gain. Ia menjadi jutawan dengan menginvestasikan $250k dalam saham. Lalu siapa yang benar?

Saya akan mengatakan keduanya benar. Bahkan, Anda membutuhkan keduanya untuk menjadi kaya dan tidak ada cara lain kecuali jika Anda menang lotere besar. Jika Anda dan saya tahu bahwa kita tidak memiliki nasib untuk menang besar dari lotere, kita harus bekerja dengan cara melalui cash flow dan capital gain.

Cara Cepat Kaya - ilustrasi

Simak selengkapnya berikut ini, untuk memberi Anda perspektif yang akan membantu Anda dalam mendapatkan inspirasi berbagai cara cepat kaya yang bermanfaat.

Peran Capital Gain (Pendapatan Modal) Cepat Kaya

Untuk menjadi kaya, Anda harus memiliki capital gain yang signifikan. Supaya mendapatkan capital gain yang besar, Anda harus memiliki modal yang cukup besar untuk berinvestasi. Katakanlah Anda menginvestasikan $100k setelah crash pasar saham pada tahun 2008 dan Anda menjual saham Anda pada 2013 dan membuat profit $100k.

Meskipun persentase kenaikan Anda 100% sangat mengesankan, Anda masih jauh dari menjadi seorang jutawan. Berapa kali Anda perlu untuk melipatgandakan uang $1 juta? Anda akan membutuhkan satu lagi 2 crash pasar yang mungkin hanya dicapai dalam 10 sampai 20 tahun. Tapi jika Anda memiliki $500k diinvestasikan dalam periode yang sama, Anda akan menjadi jutawan dalam 1 siklus pasar. Cara ini lebih cepat untuk menjadi kaya melalui capital gain jika Anda tahu bagaimana cara berinvestasi.

Ini adalah alasan mengapa orang kaya semakin kaya. Mereka memiliki modal yang cukup besar untuk berinvestasi dan mengembangkan uang mereka jauh lebih cepat daripada orang rata-rata. Ingat, pertumbuhan kekayaan adalah non-linear terhadap efek compounding.

Cara Cepat Kaya - ilustrasi market crash

Saya rasa ini adalah mudah dimengerti. Tapi pertanyaannya adalah, Jika belum memilikinya maka bagaimana Anda mendapatkan modal yang cukup besar? Jawabannya adalah bukan Capital Gain melainkan Cash Flow

Peran Cash Flow (Arus Kas) Cepat Kaya

Meskipun Dennis menjadi kaya karena capital gain, kemungkinan ia tetap memainkan peran cash flow dalam proses membangun kekayaannya. Ketika ia meninggalkan pekerjaan banknya, pendapatannya merosot selama beberapa tahun sampai ia mengatur perusahaan broker hipotek. Perusahaan ini menghasilkan uang dan Dennis memiliki lebih dari cukup uang untuk biaya nya. ‘kelebihan’ uang akan menjadi tabungan atau investasi modal. Dia punya uang untuk berinvestasi karena cash flow = positif.

Dengan kata lain, Anda perlu cash flow positif untuk membangun modal Anda. Sumber dari cash flow bisa berupa gaji. Anda perlu memastikan pengeluaran yang lebih rendah daripada gaji Anda sehingga bisa memiliki ‘kelebihan’ uang untuk membentuk modal.

Jika Anda tidak memiliki tabungan yang cukup, Anda perlu mengurangi pengeluaran ataupun meningkatkan penghasilan. Tidak ada cara lain. Jangan memanfaatkan modal Anda secara berlebihan dalam berinvestasi karena Anda mungkin tidak memiliki kekuatan finansial untuk bertahan dalam periode investasi yang sedang buruk, hal ini dapat membawa diri Anda menuju bencana finansial.

Pikirkan bahwa cash flow sebagai proses yang memerlukan uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari Anda. Anda tidak mungkin mampu untuk menunggu capital gain hingga 5 tahun karena Anda tidak bisa ber lapar diri begitu lama. Meskipun cash flow sangat penting, Anda tidak mampu untuk mengandalkannya semata-mata karena Anda akan membutuhkan waktu lama untuk menjadi kaya,  Oleh karena itu, investasi untuk capital gain masih diperlukan.

Cara Cepat Kaya - ilustrasi cash flow

Trading Dan Investing

Kebanyakan orang bertrading dan berinvestasi tanpa mengetahui apa yang ingin mereka capai. Apakah mereka ingin penghasilan atau mereka ingin mengembangkan uang mereka? Bagi saya, trading adalah cash flow dan investasi adalah capital gain. Saya tahu beberapa orang berinvestasi untuk dividen atau cash flow tapi saya pikir itu bukan cara terbaik untuk mengembangkan kekayaan.

Ketika saya berinvestasi di saham, saya lebih memilih untuk tidak menjual saham tersebut selama beberapa tahun. Saya biasanya membeli ketika tidak ada yang mau, dan menjual ketika orang lain tertarik untuk membeli. Investasi, jika dilakukan sedemikian rupa lambat laun semakin mantap dan cukup mudah untuk melipat gandakan uang.

Kadang-kadang, Anda bisa mendapat keuntungan beberapa kali lipat dari modal. Menurut pendapat saya, ini adalah cara terbaik untuk menjadi  kaya terutama jika Anda memiliki modal yang cukup besar.

Trading di sisi lain, baik untuk penghasilan. Karena kerangka waktu yang lebih singkat, Anda bisa sering mendapatkan cash flow. Jumlah tersebut mungkin tidak banyak tapi bisa cukup bagi Anda untuk hidup dan memiliki beberapa uang ekstra untuk modal investasi.

Meski penghasilan ini sering anda peroleh, tapi jika hasilnya kecil akan sulit untuk membuat Anda kaya. Banyak orang membuat kesalahan dimana trading forex sebagai cara untuk cepat kaya dan saya berharap sekarang Anda mengerti bahwa itu tidak benar. Jika Anda memiliki pekerjaan yang bergaji besar dan Anda puas dengannya, fokuslah melakukan pekerjaan yang baik tersebut dan menyimpan sebagian dari gaji Anda untuk berinvestasi.

Anda tidak harus bertrading, karena sebenarnya trading diperuntukan bagi orang-orang yang mencari nafkah dalam pasar uang.

Kesimpulan

Trading adalah sebagai cash flow dan investasi adalah untuk capital gain. Cashflow saja akan memakan waktu lama bagi Anda untuk menjadi kaya. Jadi Anda masih harus berinvestasi untuk capital gain.Cara terbaik untuk orang rata-rata menuju kaya adalah dengan berinvestasi untuk capital gain.

Anda perlu memiliki modal investasi yang cukup besar agar memiliki keuntungan yang akan membuat perbedaan signifikan pada jumlah kekayaan bersih. Selain itu, Anda juga perlu memiliki cash flow positif untuk berkembangnya modal Anda. Sebuah cash flow positif dibuat bila pengeluaran Anda lebih kecil dari penghasilan.

Untuk meningkatkan cash flow, Anda dapat mengurangi pengeluaran, meningkatkan pendapatan Anda, atau set up lebih banyak sumber pendapatan.

BAGIKAN:

Tinggalkan komentar